Urutan

Minggu, 14 November 2010

FUNGSI PENGGUNAAN CHEMICAL BOILER

1. SULFIT ( Catalyzed Sodium Sulfit )
Merk Dagang yang digunakan di PT. SMA adalah Chemico 169 (Catalyzed Oxygen Scavenger)
Fungsi :
Ø Untuk menghilangkan oksigen terlarut dari air umpan Boiler.
Reaksi :

Na2SO3 + O2 ------> 2 NaSO4

Rabu, 27 Oktober 2010

Job Description of A Process Engineer

A Process Engineer develops and optimize economical industrial processes to make the huge range of products on which modern society depends. A Process Engineer may work in small, medium and large businesses. The work is concerned with chemical and biochemical processes in which raw materials undergo change, and involves scaling up processes from the laboratory into the processing plant. Responsibilities involve designing equipment, understanding the reactions taking place, installing control systems, and starting, running and upgrading the processes. Environmental protection and health and safety aspects are also significant concerns.
Work is project-orientated and you may be working on a number of projects, all at various different stages, at any given time. Several process engineering companies act as consultancies.
Typical work activities include:
  • assessing processes for their relevance, and assessing the adequacy of engineering equipment;
  • reviewing existing data (also lab analysis) to see if more research and information need to be collated;

Process Engineer In Action

Plate Exchanger HE-7108 A/B/C/D
MATERIAL MAINTENANCE MANAGEMENT


 Fresh Water Vs Sea Water
 Tahapan pada Measure :
 @ Menentukan output dan input dari proses
 @ Membuat value stream mapping
 @ Menentukan ukuran performansi yang dipakai
 @ Melakukan pengumpulan data untuk perhitungan
 @ Menghitung kapabilitas proses














Watch This Video!!!

Location:  PT. Arun NGL Co.  

Date: 27 Oktober 2010






Selasa, 19 Oktober 2010

Plate Heat Exchanger

Plate Heat Exchanger Gasket (PHE) PDF Cetak E-mail

Fungsi dan cara kerja:
Plate Heat Exchanger (PHE) berfungsi sebagai sistem pemanas atau pendingin dari suatu sistem produksi. Meskipun terdapat beberapa sistem lain, tetapi dari pengalaman dilapangan dapat disimpulkan bahwa PHE memiliki kinerja yang baik dan sulit untuk ditandingi sistem yang lain, salah satu contoh nyata, pada industri permen sistem PHE digunakan sebagai pemanas permen (hard candy) yang akan dicetak, dengan digunakannya sistem PHE, maka permen yang dihasilkan jaul lebih bening dibandingkan dengan menggunakan sistem pemanas yang lainnya.
Sesuai dengan bidang usaha (rubber products), pembahasan singkat ini berfokus pada PHE Gasket (Seal PHE). Dari semua komponen yang ada pada sistem PHE, PHE Gasket merupakan komponen yang paling sering diganti, karena setiap pembongkaran PHE sebagian besar PHE Gasket sudah tidak dapat digunakan lagi krn mengalami deformasi bentuk (gepeng).

Minggu, 17 Oktober 2010

PESTISIDA

Pestisida adalah zat atau bahan yang digunakan untuk membunuh, mencegah atau mengendalikan hama pengganggu.

Berdasarkan tujuannya, pestisida dibagi menjadi beberapa jenis :
Insektisida : untuk serangga.
Fungisida : untuk cendawan (fungus).
Herbisida : untuk tanaman pengganggu.
Bakterisida : untuk bakteri.

Berdasarkan bahan aktifnya, pestisida dibagi menjadi 3 jenis yaitu:
Pestisida organik (Organic pesticide) : pestisida yang bahan aktifnya adalah bahan organik yang berasal dari bagian tanaman atau binatang, misal : neem oil yang berasal dari pohon mimba (neem).

Jumat, 15 Oktober 2010

Aplikasi Plasma Teknologi untuk Daur Ulang Limbah Oil Sludge di Oil and Gas Company

Berbagai kasus pencemaran limbah beracun berbahaya (B3) dari penambangan minyak di Indonesia, hingga saat ini belum pernah ditangani dengan serius. Kasus pencemaran akibat oil sludge atau endapan pada tangki penyimpanan minyak industri perminyakan, seperti di Tarakan (Kalimantan Timur), Riau, Sorong (Papua), dan terakhir kasus pencemaran di Indramayu sudah seharusnya menjadi catatan penting bagi para pengelola penambangan minyak akan pentingnya pengolahan limbah oil sludge di tanah air.
Teknologi plasma banyak diterapkan sebagai salah satu teknik pengolahan limbah. Plasma umumnya dipergunakan pada pengolahan limbah padat. Di negara maju seperti Jepang plasma dipergunakan untuk mengolah logam atau limbah domestik pada insinerator sekaligus dapat mendaur ulang limbah logam berat seperti timbal (Pb) dan seng (Zn) yang terkandung limbah tersebut.
Dewasa ini, teknologi plasma juga dapat diterapkan dalam mengolah limbah oil sludge. Plasma tidak hanya dapat mengolah oil sludge, tapi sekaligus dapat mendaur ulang limbah yang umumnya mengandung sekitar 40% minyak. Dengan mengolah oil sludge akan menghasilkan light oil seperti minyak diesel yang siap pakai, dan residu dari proses pengolahan siap dan aman untuk dibuang (landfill).